Luka Hati dan Dampaknya: Menjadi Wounded Helper, bukan Wounded Healer

Wounded Healer – Penyembuh yang Terluka. Istilah ini banyak disandingkan pada Henri Nouwen, Filsuf, pastur dan pemerhati sesama. Tahun ’79 ia menulis buku The Wounded Healer: Ministry in Contemporary Society, yang menekankan bahwa “..dalam keterlukaan, kita bisa menjadi sumber kehidupan bagi orang lain”. … Read More Luka Hati dan Dampaknya: Menjadi Wounded Helper, bukan Wounded Healer

Advertisements

Luka Hati dan Dampaknya: Dampak Internal

Ada banyak dampak yang dialami seseorang yang mengalami luka yang relatif permanen. Saat ini kita akan membahas dampak internal, atau dampak yang muncul di manusia batin seseorang yang terluka. Dampak internal itu adalah: Kebutuhan yang tidak terpenuhi, Emosi Negatif yang permanen dan Kepercayaan Palsu. Kebutuhan yang Tidak terpenuhi Semua manusia memiliki kebutuhan yang mendasar. Selain… Read More Luka Hati dan Dampaknya: Dampak Internal

Luka Hati & Dampaknya: Contoh-contoh secara kronologis

Kapankah seseorang bisa mengalami luka hati? Sepanjang hidup, bahkan sebelum ia dibuahi dan dilahirkan pun seseorang bisa mengalami luka sampai pada saat kematiannya. Berikut adalah contoh-contoh luka yang bisa dialami seseorang, mulai dari sejarah orang tua. Tentu contoh-contoh ini tidak lengkap, namun harapannya bisa memberikan gambaran apa saja yang bisa melukai hidup seseorang. Konsekuensi Luka… Read More Luka Hati & Dampaknya: Contoh-contoh secara kronologis

Luka Hati & Dampaknya: Pemahaman Dasar

Bagaimanakah sifat luka secara fisik? Luka adalah sesuatu yang merobek bagian tubuh, dan membawa rasa sakit dan pedih. Kesembuhan dari luka membutuhkan waktu, dan jika tidak ditangani dengan baik masih memiliki dampak. Misalnya masih meninggalkan bekas luka yang terlihat, atau masih membawa rasa sakit sekali-sekali. Karenanya luka perlu mendapat perawatan dengan hati-hati, karena bisa membawa… Read More Luka Hati & Dampaknya: Pemahaman Dasar

Memahami pengampunan (Matius 18:21-35)

Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?”  Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.  Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.… Read More Memahami pengampunan (Matius 18:21-35)

Mendengarkan: Bagaimana cara meredakan kebiasaan bereaksi secara emosional

Saya bisa lihat ini bahwa hal ini sungguh menyakitkan Anda” Bereaksi secara emosional adalah alasan utama orang tidak mendengarkan yang  menyebabkan perasaan babak belur dan terluka. Beberapa orang memang  secara alami menjengkelkan, sementara yang lain bereaksi secara berlebihan terhadap kritik apapun. Masalah sebenarnya adalah bagaimana cara kita sendiri bereaksi terhadap mereka. Memang secara alami kita… Read More Mendengarkan: Bagaimana cara meredakan kebiasaan bereaksi secara emosional

Mendengarkan: Ketika luka dan emosi menjadi penghalang proses komunikasi yang efektif

“Mengapa reaksimu terlalu berlebihan?” “Bagaimana perasaan yang terluka membuat kita menjadi defensif”   Kritikan adalah ungkapan yang paling memicu reaksi emosional dalam diri kita. Reaksi emosional termasuk kemarahan dan rasa takut pada apa pun yang dikatakan. Kadang-kadang kita mentolerir seseorang yang biasanya tidak berbicara kasar dan berpikir bahwa mereka mungkin sedang dalam mood yang buruk. Namun seseorang yang… Read More Mendengarkan: Ketika luka dan emosi menjadi penghalang proses komunikasi yang efektif