Komunitas Individu versus Komunitas Bersama

Manusia punya kebutuhan sosial, dan manusia butuh untuk berada di dalam sebuah komunitas. Dan memang semua orang setidaknya akan menjadi anggota dari sebuah komunitas tertentu. Namun sama seperti manusia tidak ada yang sama, tidak semua komunitas juga sama. Ada komunitas yang hanya terdiri sekumpulan pribadi-pribadi, yang mungkin memiliki tujuan ataupun kepentingan bersama. Namun dalam perjalanan sebagai kelompok, mereka tidak memperlihatkan kehidupan bersama. Ada juga komunitas yang terdiri dari orang-orang tertentu, yang karena sesuatu hal dapat mengikatkan diri bersama, sehingga komunitas tersebut dapat berjalan sebagai sebuah kesatuan dan kebersamaan. Kita perlu bisa membedakan di antara keduanya: (1) kelompok yang terdiri dari orang-orang yang ada bersama, namun belum menjadi sebuah kesatuan; dan (2) kelompok orang-orang yang bukan hanya bersama, namun juga telah bersatu dan berbagi untuk kemudian berjalan bersama.

Tabel di bawah ini mungkin bisa menolong untuk melihat bagaimana sebenarnya kesatuan dan kebersamaan dari komunitas yang sedang kita hidupi.

Komunitas Individu Komunitas Bersama
Fokus dalam tujuan masing-masing Fokus dalam tujuan bersama, terlebih dahulu
Berkomitmen untuk menjadi lebih baik dan meningkatkan keterampilan diri Berkomitmen untuk saling menolong membuat komunitas menjadi lebih baik
Berharap agar komunitas dapat menolong memenuhi keinginan masing-masing Berharap untuk memberikan yang terbaik kepada komunitas, yang nantinya juga akan membawa yang terbaik bagi tidap pribadi
Komunikasi penting, agar keinginan tercapai Komunikasi penting, untuk keharmonisan komunitas dan pencapaian tujuan
Waktu setiap orang penting dan akan dijaga Akan ada waktu yang diberikan untuk bersama-sama dalam komunitas
Rasa percaya, hormat dan kasih bukanlah prioritas, melainkan produktivitas dan efisiensi Memberikan prioritas tertinggi untuk membangun rasa percaya, berbagi kasih dan memperlihatkan hormat agar dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi
Konflik menjadi alasan untuk menjaga kepentingan masing-masing Konflik merupakan bagian dari proses pertumbuhan bersama, yang tidak merusak rasa percaya, kasih dan hormat
Kepemimpinan berdasarkan siapa yang terkuat dan terhebat Kepemimpinan berdasarkan siapa yang bisa membangun keharmonisan
Kompetisi ada untuk memperlihatkan siapa yang terkuat dan terhebat Kompetisi ada sebagai penyemangat untuk mendapatkan tujuan bersama
‘Aku ada untuk diriku dan kepentinganku’ ‘Aku ada sebagai bagian dari kelompok – dan kelompok ada untuk kepentingan tiap anggota’

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s