Kemuliaan yang akan datang

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. (2 Korintus 4:16-17)

Jika Kristus telah menyelesaikan segala masalah di kayu salib, mengapa orang percaya masih mengalami penderitaan? Ada sebagian orang percaya yang sepertinya hidup dalam iman yang berapi-api, mengalami kesuksesan, baik secara rohani maupun secara materi, namun juga ada sebagian lagi yang hidup dalam penindasan, penganiayaan, kelemahan tubuh dan rohani? Tentu ada banyak faktor yang bisa membuat perbedaan seperti itu, yang bisa berasal dari kelemahan diri kita, ataupun hambatan dari luar – semuanya tentu atas seijin dan di dalam kendali Allah. Namun kebenarannya ialah: sehebat-hebatnya hidup yang sedang kita jalani saat ini, tidak sebanding dengan kebaikan yang Alah sudah sediakan bagi kita.  Apalagi seburuk-buruknya kehidupan yang sedang kita jalani, tetap tidak sebanding dengan rancangan sejahtera yang sudah Allah siapkan.

Mengapa seperti ada jarak antara janji Allah dengan kenyataan dalam hidup? Hal itu terjadi karena dalam kedatangan, kehidupan, kematian dan kebangkitan Yesus, telah hadir Jaman yang Akan Datang yang telah dijanjikan oleh para nabi – yaitu jaman ketika Allah sendiri hadir untuk menyelamatkan umat-Nya. Dan hal itu sudah dikerjakan di kayu salib, yang membawa pendamaian alam ciptaan dengan Pencipta. Namun pemulihan segala sesuatu masih menantikan Akhir Jaman, karena Allah mengehendaki supaya jangan ada yang binasa, “melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (2Pet 3:9-10). Karenanya pada jaman yang sudah mengalami perubahan ini, masih ada dosa dan segala konsekuensinya, termasuk juga keberadaan si jahat dan segala aktivitasnya. Itu berarti kita masih mungkin, dan pasti mengalami penderitaan dalam hidup kita, dalam bentuk yang berbeda-beda sesuai konteks rancangan Allah bagi kita.

Dan karena berkat-berkat yang sudah disediakan Allah sudah menjadi milik kita, maka apapun situasi dan kondisi yang alami tidak menghalangi kita untuk hidup dalam tujuan-tujuan Allah. Karena Kristus telah menyelesaikan segala masalah, maka kita bisa hidup untuk menyembah Allah, membangun relasi kasih karunia, bertumbuh serupa dengan Kristus, dan berfungsi dengan maksimal dan membawa berkat bagi dunia. Semua itu bisa kita lakukan, tidak tergantung apakah kita sedang berada dalam situasi yang menyenangkan, ataupun sedang dalam penderitaan, karena Allah memampukan kita untuk hidup dalam rancangan-Nya. Dan apapun yang Allah ijinkan terjadi dalam hidup, semuanya bisa kita jalani dengan sukacita dan sukarela, karena yang terbaik sudah menjadi milik kita.

Paradigma Satu, Kristus telah menyelesaikan masalah mengundang kita untuk percaya bahwa masalah kita yang esensi, yaitu segala hal yang menghalangi tujuan Allah tercapai, telah dibereskan. Hal-hal yang kita anggap sebagai masalah sekarang, sebagian besar adalah hal-hal yang membuat tidak nyaman dalam menyelesaikan tujuan Allah, namun tidak menghalanginya. Dan kita akan bergumul dalam ketidaknyamanan ini bersama Allah, karena Ia tidak pernah meninggalkan kita. Mari bertumbuh bersama, hidup dalam sukacita dan sukarela, mengalami dan menantikan semua kebaikan yang Allah telah siapkan dan berikan bagi kita.

KEMULIAAN DAN PENDERITAAN DUNIA TAK SEBANDING KEMULIAAN YANG TELAH DAN AKAN ALLAH BERIKAN

Bacaan Lanjutan: Yak 1:2-8

Mari bertumbuh bersama dalam kasih karunia-Nya,

PLA

Renungan: https://hikmatpembaharuan.wordpress.com/category/renungankwantum

website: https://kawantumbuh.com

FB: https://facebook.com/kawantumbuh

Twitter: https://twitter.com/kawantumbuh

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s