Hidup bersama Roh yang menghidupkan

Rom. 8:13   13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

Kerusakan yang ditimbulkan dosa memang begitu besar. Begitu besar, sehingga ketika kita menjadi percaya dan mengalami keselamatan, Allah tahu bahwa kita tidak akan bisa benar-benar ‘hidup’. Kecuali, Allah sendiri hidup di dalam diri kita. Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.”  (Rom. 8:11 ).  Allah hadir sebagai Pribadi yang merubah kita dari dalam, dan kemudian tinggal di dalam sebagai sebuah jaminan penyertaan yang kekal. Menjalani kehidupan kita terpisah dari pekerjaan Roh Kudus adalah sesuatu hal yang mustahil.

Dosa begitu merusak sehingga sebenarnya kehendak, pikiran, perasaan dan cara hidup kita masih memiliki auto-pilot, yaitu serangkaian kebiasaan yang cenderung berpusat pada diri sendiri dan lebih tertarik pada dosa. Pada saat yang sama banyak orang percaya yang masiih lebih senang untuk bekerja dengan sangat keras untuk memastikan keselamatan dan pertumbuhan. Dan ketika ada kegagalan dan kekalahan, karena kecenderungan berdosa masih mempengaruhi, yang dilakukan ada berusaha untuk bekerja lebih keras dan lebih disiplin lagi. Mungkin ada banyak orang yang dapat bertumbuh dengan baik dan mulus, namun lebih banyak lagi yang justru merasa gagal. Tidak mengherankan jika kita melihat banyak orang percaya, anak-anak Tuhan maupun para hamba Tuhan yang yang merasa frustasi, kelelahan bahkan mengalami putus asa, burn-out dan depresi dalam pergumulan bertumbuh.

Paradigma 3, Roh Kudus telah merubah dari dalam, mendorong kita untuk mempercayai dan membangun hidup kita berdasarkan kebenaran bahwa Roh Allah hadir bersama kita, di dalam kita. Itu berarti Kuasa, Kebenaran dan Kasih Allah telah ada di dalam kita, memampukan kita untuk hidup sesuai kehendak Allah. Syaratnya adalah kita menghentikan usaha-usaha kita untuk menjalani hidup dengan cara dan kebiasaan kita, dan mulai memusatkan hati dan kehendak kita untuk mengijinkan Allah Roh Kudus bekerja dengan leluasa dalam hidup kita. Kita perlu  mengundang Roh Kudus untuk terlibat secara aktif, bahkan secara  maksimal dalam hidup kita. Kita perlu melatih roh, jiwa dan tubuh kita untuk menjadi tempat di mana Roh Kudus menjadi pengarah dan pendorong hidup. Hanya bersama Roh Kudus-lah hidup kita akan semakin bergerak kepada keutuhan.

Keutuhan hidup terjadi ketika Roh Kudus bekerja dengan maksimal

Bacaan Lanjutan: Roma 8:1-17.

Mari bertumbuh bersama dalam kasih karunia-Nya,

PLA

kawantumbuh.com

FB: facebook.com/kawantumbuh

Twitter:@kawantumbuh

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s