Pengikut, penggemar atau penggembira…

Banyak orang mengikut Yesus, banyak orang yang mencari Yesus, bahkan dikatakan “orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia” (Yoh 6:2). Seperti yang dikisahkan dalam Yohanes 6, orang banyak berusaha menemukan Yesus yang telah “menyingkir pula ke gunung, seorang diri” (ay. 15). Saat inipun banyak orang yang mencari, dan menyatakan rindu menjadi pengikut Yesus. Namun apa yang diinginkan oleh orang banyak yang yang mencari dan ingin mengikut Yesus?

Jawab Yesus ketika orang banyak itu menemukan Dia memperlihatkan motivasi sesungguhnya para pengikut dan pencari ini. Mereka mencari Yesus karena telah mendapatkan roti dengan cuma-cuma dan menjadi kenyang. Kebutuhan terpenuhi, kesembuhan terjadi, mujizat dinyatakan di depan mereka! Yesus berhasrat besar untuk memenuhi apa yang mereka inginkan, namun Ia juga tahu bahwa orang-orang membutuhkan lebih dari itu. Karenanya Yesus menawarkan bukan sekedar roti, namun Roti Hidup (ay. 35), Daging dan Darahnya (ay. 54). Namun yang Yesus tawarkan adalah sesuatu yang keras, yang membutuhkan orang mengambil sikap dan membayar harga untuk percaya kepada kuasa salib yang Ia tawarkan. Akibatnya, banyak dari mereka yang kemudian undur diri (ay. 66).

Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia (Yohanes 6:66 )

Banyak orang yang mau mengikut Yesus, namun hanya menjadi penggembira, yaitu orang yang sangat bersemangat ketika ada peristiwa penting, tanpa ia sendiri sungguh-sungguh mengerti untuk apa orang berkumpul. Ada yang lebih lagi mau mengambil komitmen, namun hanya sebagai penggemar – yaitu seseorang yang mendapatkan kebutuhannya terpenuhi berada dekat ataupun dianggap mirip dengan idolanya. Seorang penggemar mau membayar harga – namun hanya sekedar supaya kebutuhannya terpenuhi.
Yang Yesus tawarkan lebih dari itu. Ia memanggil kita untuk menjadi murid, yaitu orang yang dipanggil, diubahkan dan diberikan tugas (Mat 4:19). Hal ini membutuhkan komitmen yang tertinggi, ketika orang mau menyangkal dirinya sendiri (Luk 14:33), dan tiap-tiap hari memikul salib untuk mengikut Yesus (Luk 14.27). Pemuridan merupakan proses ketika seseorang diproses dan diubah untuk menjadi serupa dengan Kristus. Pemuridan adalah harga yang mahal yang kita berikan, karena kita tahu bahwa Yesus sendiri telah melakukan hal yang paling mahal, mengorbankan diri-Nya agar kita orang percaya mengalami perubahan terbaik yang Allah rancangkan. Memandang Paskah, sama seperti Yesus dan murid-muridnya mari kita ambil komitmen. Mari menjadi murid Yesus dan menjadi bagian dari komunitas yang menjadi murid Yesus dan menjadikan orang lain sebagai murid Yesus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s