Memahami Cerita dan Bercerita

Cerita atau kisah dapat didefinisikan sebagai serangkaian peristiwa. Bercerita berarti menghubungkan serangkaian peristiwa dalam sebuah alur yang dapat disajikan atau ditampilkan – sehingga memperlihatkan suatu proses aksi reaksi yang berhubungan: misalnya peristiwa A mengakibatkan B, yang kemudian mengakibatkan C dsb. Bercerita adalah bentuk komunikasi untuk menggambarkan atau menjelaskan serangkaian peristiwa yang terjadi – baik yang terjadi secara nyata maupun tidak nyata.

Beberapa proses yang  terjadi dalam sebuah penceritaan adalah:

  • Proyeksi – ketika pendengar maupun pencerita memproyeksikan dirinya ke dalam cerita
  • Identifikasi – ketika pendengar maupun pencerita mengidentifikasi dengan karakter yang ada di dalam cerita
  • Empati – ketika pendengar maupun pencerita mencoba merasakan apa yang dirasakan atau dialami karakter dalam cerita tersebut
  • Imagination – ketika pendengar menggambarkan cerita yang terjadi di dalam benaknya
  • Imitate – ketika pendengar meniru karakter yang ada dalam cerita

Karena terjadi proses seperti di atas, maka cerita memiliki kekuatan tersendiri dibandingkan model komunikasi yang lain seperti pengajaran ataupun diskusi dll. Kekuatan itu adalah:

Membagikan sesuatu yang lebih dari sekedar informasi atau data

  • membagikan emosi
  • membagikan nilai dan budaya

Menghubungkan:

  • yaitu menghubungkan diri sendiri dengan pengalaman dan kehidupan secara umum
  • menghubungkan pribadi dengan orang lain, dan komunitas yang lebih besar, bahkan antar generasi

Memberi inspirasi

  • memberi arti pada pengalaman atau peristiwa
  • mendorong pendengar untuk merenungkan dan mengambil pilihan

Cerita yang baik akan membawa pendengar masuk dan terlibat, baik dengan cerita itu sendiri maupun dengan proses penyampaiannya karena pendengar akan saing berinteraksi dengan pencerita dan sesama pendengar.Cerita yang baik akan membuat pendengar melupakan dirinya sendiri dan menaruh dirinya dalam cerita: mereka akan terpengaruh situasi dan keputusan yang diambil karakter baik secara emosi maupun pikiran.

Elemen dari sebuah cerita

  • Karakter – yang mengambil keputusan (Who)
  • Tempat (Where)
  • Waktu (When)
  • Plot – alur cerita (How)
  • Element indrawi: bau, rasa, warna dll.
  • Obyek – benda-benda yang berhubungan dengan cerita
  • Emosi – perasaan yang terjadi selama cerita berlangsung
  • Point of View dari Pencerita – cerita disuarakan oleh siapa dan untuk siapa
  • Sikap Pencerita – pilihan tone suara, atmosfir yang dibangun dll.
  • Tema dan Arti

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s