Pemikiran tentang pemuridan: beberapa prinsip penting

Apakah anda terlibat dalam pelayanan pemuridan? Pemuridan adalah adalah aspek yang paling penting dalam kehidupan orang percaya, ketika kita menjadi murid Kristus yang belajar untuk menjadi seperti Sang Guru. Berikut adalah beberapa pemikiran penting tentang sebuah proses pemuridan.

  1. Pemuridan adalah sebuah perjalanan dan bukan tujuan. Ini berarti bahwa pelayanan yang berdampak kekal dan nyata akan memerlukan waktu untuk berkembang. Pemuridan tidaklah mungkin berupa perbaikan cepat. Pemimpin harus berkomitmen untuk jangka panjang. Artinya, kita akan percaya pada kuasa Tuhan yang mengubahkan, bahkan ketika murid itu kelihatannya menyimpang dari jalan Allah. Kita pun berkomitmen untuk berjalan bersama murid untuk waktu tertentu dan menjadi sumber ilham dan dorongan yang tetap.
  2. Semua murid mulai dari tempat yang berbeda dan memiliki hambatan yang berbeda juga. Akibatnya, mungkin akan sulit, jika tidak mustahil, untuk membawa setiap murid ke tujuan yang sama pada saat yang sama.
  3. Dibutuhkan komunitas untuk membesarkan seorang murid. Setiap orang akan memiliki proses mentoring yang unik, yang hanya bisa terjadi jika komunitas orang percaya bertanggung jawab untuk generasi berikutnya, dan dilakukan oleh komunitas, bukan hanya segelintir orang.
  4. Tujuan mestinya bersifat arahan dan panduan untuk menjadi dewasa secara alami, dan bukan definisi secara kaku. Tugas pembimbing adalah membawa dan memberi dukungan kepada murid untuk berjalan kepada tujuan.
  5. Banyak proses pemuridan gagal karena mereka tidak berpusat pada Tuhan melainkan pada usaha dan strategi manusia. Dalam budaya egois, pendekatan pemuridan sering berupa hidup untuk Tuhan adalah cara terbaik untuk hidup dan mencapai kesuksesan. Yang perlu diajarkan adalah bahwa hidup untuk Tuhan adalah satu-satunya cara hidup yang benar – apapun hasilnya dalam hidup.
  6. Proses pemuridan harusnya menjadi tempat yang paling nyata dalam kehidupan murid, di mana mereka menemukan identitas dan kebebasan dari kekacauan dunia ini. Pemuridan adalah satu-satunya tempat di mana kaum muda dapat menemukan tujuan kekal mereka.
  7. Pemuridan harus memperhitungkan situasi dan konteks seorang murid, terutama dalam kehidupan keluarga. Situasi keluarga adalah salah satu pengaruh terbesar  dalam hidup semua orang. Hal ini berlaku bahkan jika mereka telah lepas dari keluarga  ataupun jarang bertemu dengan keluarga. Banyak murid mengalami masalah karena tidak pernah dimuridkan dalam keluarga.
  8. Memberikan akses ke pelayanan pada murid adalah kunci untuk membantu mereka menemukan gairah hidup bagi Allah. Pemuridan yang tidak memberi kesempatan pada murid untuk memimpin dan melakukan hal-hal yang berarti baginya akan tersaingi oleh dunia yang akan memberikan kesempatan itu. 
  9. Pemuridan adalah sebuah kebutuhan karena semua orang sebenarnya mendambakan pertumbuhan rohani karena itulah cara Allah merancang kita. Hal ini berlaku bahkan bagi mereka yang mengaku lebih memilih belanja atau terlibat budaya kecanduan dan konsumerisme, yang sebenarnya adalah bentuk pencarian rohani akan kekosongan jiwa mereka.
  10. Pemuridan yang alami akan menolong murid untuk secara sukacita dan sukarela melibatkan Tuhan dalam keputusan mereka dan belajar bagaimana membuat pilihan yang bijak; dan bukan sekedar memberi aturan baku yang harus ditaati.
  11. Kasih akan menang pada akhirnya – pelayanan pemuridan dimulai dan dipelihara dengan mengasihi orang-orang yang kita muridkan. Namun kasih yang sejati bukan hanya menerima orang, namun juga mendorong mereka untuk sampai ke tempat yang lebih baik.
  12. Pemuridan sejati muncul dalam hal-hal kecil, yaitu kebiasaan sehari-hari yang perlu dibiasakan pada orang-orang yang kita muridkan.
  13. Motivasi penting bagi Allah. Banyak orang lebih fokus pada hasil daripada motivasi. Hasil yang besar tidaklah baik jika motivasinya pun tidak baik.
  14. Menggunakan cara-cara manipulatif untuk membangkitkan rasa malu, rasa takut dan rasa bersalah adalah alat pemuridan yang buruk. Tidak peduli seberapa keras Anda mencoba, orang hanya bisa menjadi murid Yesus jika mereka betul-betul menginginkannya dari hati mereka sendiri.
  15. Pelayanan pemuridan perlu memiliki standar apa yang diharapkan dari setiap orang, sehingga ada evaluasi dan pendisiplinan untuk setiap orang yang terlibat.
  16. Perayaan dan wisuda merupakan bagian penting bagi seorang murid untuk menetapkan milestone perkembangan mereka dan menikmati perjalanan dengan sukacita.

 

2 thoughts on “Pemikiran tentang pemuridan: beberapa prinsip penting

  1. Saya amat setuju dengan ulasan pemikira tentang pemuridan di atas, saya berharap setiap gereja dapat memiliki pandangan yang tidak diselubungi oleh liturgi atau seremonial-seremonial sebagai hal yang begitu utama dibanding memahami prinsip-prinsip pemuridan yang bagi KRISTUS ADALAH HAL MUTLAK HARUS TERLAKSANA.
    ..Kiranya semakin diperluaskan, Tuhan Yesus memberkati.

  2. sangat setuju dengan adanya pemuridan untuk membentuk kehidupan Jemaat baik dalam Iman dan dalam meningkatkan kualitas dalam melayani…untuk Tuhan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s