Introvert: Memahami Introversion

In-tro-vert (n): cenderung untuk lebih menikmati kondisi mental pribadi, yang semangatnya akan meningkat saat berefleksi, dan berkurang saat harus berinteraksi; kurang banyak berbicara saat dalam kelompok dan menikmati kegiatan yang dapat dilakukan sendirian atau bersama teman dekat; lebih memilih untuk berkonsentrasi pada satu kegiatan pada satu waktu; lebih memilih untuk mengamati sebelum berpartisipasi; mudah tertekan oleh banyaknya stimulasi dan masukan yang terjadi pada pertemuan sosial; lebih pemilih dalam bergaul.

Pemahaman umum tentang kepribadian Introvert adalah suatu karakter pribadi yang bersifat individu dan biasanya lebih pendiam dan tertutup, sedikit bicara dan lebih suka menjadi pendengar yang baik dalam suatu kelompok atau lebih suka menyendiri di rumah daripada harus berkumpul dengan orang lain, atau berjam-jam duduk di depan komputer. Namun dalam perkembangannya, riset memperlihatkan bahwa introversi dan ekstroversi adalah sebuah spektrum yang berkelanjutan, dimana orang bisa berada di ujung spektrum yang satu, atau ujung spektrum yang lain, atau di tengah-tengah. Artikel dibawah ini disadur dari Wikipedia

Introversi adalah “keadaan atau kecenderungan yang seluruhnya atau terutama berkaitan dengan dan tertarik pada kehidupan mental seseorang”. Introvert dianggap sebagai orang yang energinya cenderung untuk meningkat melalui refleksi dan makin berkurang ketika terjadi  interaksi. Hal ini mirip dengan pandangan Jung, meskipun dia berfokus pada energi psikis daripada energi fisik. Konsepsi modern yang sedikit membuat perbedaan ini.

Persepsi modern yang umum adalah bahwa introvert cenderung lebih pendiam dan kurang vokal dalam kelompok. Mereka ering menikmati kegiatan sendirian seperti membaca, menulis, menggunakan komputer, hiking dan memancing. Secara umum, seorang seniman, penulis, pematung, insinyur, komposer, dan penemu umumnya adalah pribadi yang tertutup. Para Introvert cenderung untuk menikmati waktu yang dihabiskan sendirian dan  kurang mendapatkan manfaat ketika menghabiskan waktu dengan kelompok besar, meskipun ia dapat menikmati interaksi dengan teman dekat. Faktor Kepercayaan (trust)  biasanya masalah penting: suatu karakteristik yang paling penting dan dicari ketika seorang introvert memilih teman. Mereka lebih memilih untuk berkonsentrasi pada aktivitas tunggalpada satu waktu dan seperti untuk mengamati situasi sebelum mereka berpartisipasi,terutama diamati dalam mengembangkan anak dan remaja. Introvert  umunya lebih analitis sebelum berbicara. Introvert mudah kewalahan oleh stimulasi terlalu banyak yang datang lewat  pertemuan sosial dan keterlibatan dengan orang banyak. Introversi dapat  didefinisikan sebagai pilihan  untuk lingkungan yang tenang dan memiliki rangsangan yang minimal.

Introversi tidak identik dengan menghindar atau menjadi orang yang terbuang secara sosial. Introvert lebih suka kegiatan sendiri dibandingkan kegiatan sosial, sedangkan orang pemalu (yang mungkin sebenarnya adalah seorang ekstrovert) menghindari pertemuan sosial karena takut, sementara orang yang terbuang secara sosial biasanya hanya memiliki sedikit pilihan dalam memilih interaksi sosial atau kesendiriannya.

Bagaimana menolong orang yang introvert? Jika anda adalah orang tua, pemimpin, manajer ataupun pemimpin lainnya, penting bagi anda untuk bisa mendukung seorang yang lebih cenderung introvert. Artikel ini bisa membantu anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s