Renungan Visi Ilahi – Hari 16 Tuhan mengajar lewat kesalahan hidup

Diambil dari  Footprints on the Moon, Living a Divinely Inspired Life Devotional by Dr Elizabeth Babatunde

Hari Ke  16

TUHAN sudah memerintahkan kepada umat Israel bahwa dari segala sesuatu di kota Yerikho yang harus dimusnahkan, satu pun tidak boleh diambil. Tetapi perintah itu tidak ditaati. Seorang laki-laki bernama Akhan melanggar perintah itu, sehingga TUHAN marah sekali kepada umat Israel. (Ayah Akhan bernama Karmi dan kakeknya bernama Zabdi dari kaum Zerah dalam suku Yehuda.) 2 Pada waktu itu Yosua mengutus beberapa orang dari Yerikho ke Ai, yaitu sebuah kota sebelah timur Betel, dekat Bet-Awen. Orang-orang itu ditugaskan untuk pergi menyelidiki daerah itu. Sesudah mereka melakukan tugas itu, 3 mereka kembali dan melaporkannya kepada Yosua. Mereka berkata, “Tidak perlu kita semuanya pergi menyerang Ai. Kirim saja kira-kira dua atau tiga ribu orang. Jangan kirim semua tentara ke sana untuk bertempur, karena kota itu kecil saja.” 4 Jadi yang pergi menyerbu kota itu hanyalah tiga ribu orang, tetapi mereka dipukul mundur. 5 Orang-orang Ai mengejar mereka dari gerbang kota Ai sampai ke daerah pertambangan, lalu membunuh kira-kira tiga puluh enam orang dari antara mereka di lereng bukit. Maka orang-orang Israel menjadi cemas dan takut. 6 Yosua dan para pemimpin umat Israel sangat sedih sehingga mereka menyobek-nyobek pakaian mereka, dan sepanjang hari sampai malam mereka sujud di depan Peti Perjanjian TUHAN dengan menaruh abu di kepala mereka sebagai tanda bersedih hati.

Perjalanan hidup akan mempertemukan dirimu dengan kegagalan, bahkan kemunduran. Akan ada situasi terjadi yang tidak direncanakan sama sekali. Mungkin juga ada dosa dan kesalahan yang bisa merusak panggilanmu.  Jangan biarkan kegagalan dan kesalahan menghancurkan impianmu. Bertobat. Letakkan di kaki Tuhan. Ambil keputusan untuk tidak mengulanginya kembali. Pandang kegagalan sebagai kesempatan untuk bertumbuh, dan bukan sebagai kondisi permanen ataupun hukuman seumur hidup. Ketekunan dan kegigihan adalah kunci untuk mencapai visi ilahi.  Kembali kepada jalan yang benar yang akan menuntunmu mencapai tujuan hidupmu.

  • Apa yang biasanya akan kaulakukan jika menghadapi kegagalan ataupun kesalahanmu sendiri
  • Kegagalan atau kesalahan masa lalu apa yang sedang menghantui atau mengganggu dirimu saat ini?
  • Bagaimana caramu melibatkan Tuhan untuk meluruskan apa yagn sudah gagal atau salah dalam perjalananmu?

 Hadapi kegagalan dan kesalahan, atasi konsekuensinya, maju terus mencapai tujuan

 

kawantumbuh:

  • Bagian ayat di atas yang mana yang paling menarik perhatianmu? Mengapa?
  • Kebenaran apa yang kaupelajari tentang Tuhan dari ayat di atas?
  • Kebenaran apa yang kaupelajari tentang manusia dari ayat di atas?
  • Menurutmu, apa yang Tuhan ingin kau lakukan?
  • Adakah kisah/cerita yang kauingat setelah membaca ayat dan merenungkannya?
  • Adakah kebutuhan yang muncul untuk didoakan?

One thought on “Renungan Visi Ilahi – Hari 16 Tuhan mengajar lewat kesalahan hidup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s