Renungan Visi Ilahi – Hari 11 Tuhan mencukupkan kebutuhan perjalanan hidupmu

Diambil dari  Footprints on the Moon, Living a Divinely Inspired Life Devotional by Dr Elizabeth Babatunde

Hari Ke  11

35 Ketika sudah petang, pengikut-pengikut Yesus berkata kepada-Nya, “Sudah hampir malam dan tempat ini terpencil.36 Lebih baik Bapak menyuruh orang-orang ini pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan kampung-kampung di sekitar ini.”37 Tetapi Yesus menjawab, “Kalian saja memberi mereka makan.” “Wah, apakah kami harus pergi membeli roti seharga dua ratus uang perak untuk memberi makan orang-orang ini?” begitu kata pengikut-pengikut Yesus itu. 38 Lalu tanya Yesus, “Ada berapa roti pada kalian? Coba pergi lihat.” Sesudah mereka pergi melihat, mereka berkata, “Ada lima roti dan ada dua ikan juga.”39 Lalu Yesus menyuruh semua orang itu duduk berkelompok-kelompok di rumput yang hijau. 40 Orang-orang itu pun duduk dengan teratur, berkelompok-kelompok. Ada yang seratus orang sekelompok, dan ada juga yang lima puluh orang sekelompok. 41 Kemudian Yesus mengambil lima roti dan dua ikan itu, lalu menengadah ke langit dan mengucap terima kasih kepada Allah. Sesudah itu, Ia membelah-belah roti itu dengan tangan-Nya dan memberikannya kepada pengikut-pengikut-Nya untuk dibagi-bagikan kepada orang banyak itu. Dan dua ikan itu dibagi-bagikan juga kepada mereka semua. 42 Mereka makan sampai kenyang. (Markus 6:35-42 BIMK)

Visi yang diberikan Allah akan jauh lebih besar dari sumber daya, kemampuan dan situasi yang kita miliki saat ini. Sering hal seperti itu menjadi alasan bagi kita untuk menunda melangkah dalam visi Allah – menanti kondisi yang lebih baik atau adanya keberuntungan sebelum mulai berkarya. Sering kita berpusat pada hal-hal yang tidak miliki, dan bukannya pada anugerah Allah yang sudah ada pada kita. Berdoa pada Allah agar Ia menunjukkan sumber daya, koneksi, pengetahuan, talenta, keterampilan, karunia dan bakat yang sudah ada pada diri kita saat ini. Mungkin tidak akan cukup bagi kita untuk menyelesaikan visi Allah, namun cukup untuk memulai langkah pertama kita.

  • Apakah engkau sedang bergumul dan memikirkan hal-hal yang tidak engkau miliki?
  • Apakah sering engkau menunda-nunda pekerjaan baik yang tahu harus engkau lakukan karena merasa tidak memiliki sesuatu sumber daya?
  • Apakah engkau bersedia untuk terjun langsung dalam visi yang Allah berikan dengan apapun yang engkau miliki saat ini? 

Mulailah saat ini untuk pekerjaan Allah dalam kondisi apapun, dan percaya bahwa Dia akan memenuhi semua kebutuhan perjalanan hidupmu. 

kawantumbuh:

  • Bagian ayat di atas yang mana yang paling menarik perhatianmu? Mengapa?
  • Kebenaran apa yang kaupelajari tentang Tuhan dari ayat di atas?
  • Kebenaran apa yang kaupelajari tentang manusia dari ayat di atas?
  • Menurutmu, apa yang Tuhan ingin kau lakukan?
  • Adakah kisah/cerita yang kauingat setelah membaca ayat dan merenungkannya?
  • Adakah kebutuhan yang muncul untuk didoakan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s