Renungan Visi Ilahi – Hari 7 Tuhan menjadikanmu pemecah masalah

Diambil dari  Footprints on the Moon, Living a Divinely Inspired Life Devotional by Dr Elizabeth Babatunde

Hari Ke  7

 

8 Pada waktu pagi gelisahlah hatinya, lalu disuruhnyalah memanggil semua ahli dan semua orang berilmu di Mesir. Firaun menceritakan mimpinya kepada mereka, tetapi seorangpun tidak ada yang dapat mengartikannya kepadanya.  9 Lalu berkatalah kepala juru minuman kepada Firaun: “Hari ini aku merasa perlu menyebutkan kesalahanku yang dahulu.  10 Waktu itu tuanku Firaun murka kepada pegawai-pegawainya, dan menahan aku dalam rumah pengawal istana, beserta dengan kepala juru roti.  11 Pada satu malam juga kami bermimpi, aku dan kepala juru roti itu; masing-masing mempunyai mimpi dengan artinya sendiri.  12 Bersama-sama dengan kami ada di sana seorang muda Ibrani, hamba kepala pengawal istana itu; kami menceritakan mimpi kami kepadanya, lalu diartikannya kepada kami mimpi kami masing-masing.  13 Dan seperti yang diartikannya itu kepada kami, demikianlah pula terjadi: aku dikembalikan ke dalam pangkatku, dan kepala juru roti itu digantung.”  14 Kemudian Firaun menyuruh memanggil Yusuf. Segeralah ia dikeluarkan dari tutupan; ia bercukur dan berganti pakaian, lalu pergi menghadap Firaun.  15 Berkatalah Firaun kepada Yusuf: “Aku telah bermimpi, dan seorangpun tidak ada yang dapat mengartikannya, tetapi telah kudengar tentang engkau: hanya dengan mendengar mimpi saja engkau dapat mengartikannya.”  16 Yusuf menyahut Firaun: “Bukan sekali-kali aku, melainkan Allah juga yang akan memberitakan kesejahteraan kepada tuanku Firaun.” (Kejadian 41:8-16)

 

Ada orang-orang tertentu yang memiliki kecenderungan membuat masalah. Mereka adalah si pembuat masalah. Ada juga orang-orang tertentu yang terampil untuk melihat kesalahan – mereka adalah si penemu masalah. Yusuf dapat menjelaskan masalah yang akan terjadi bagi orang Mesir, namun dalam kasih karunia Allah juga mampu memberi solusinya – menjadi si pemecah masalah. Ada banyak kebutuhan yang perlu dipenuhi dalam dunia yang berdosa ini, namun apakah kita mampu untuk menolong memberi jawaban bagi kebutuhan orang di sekitar kita?

  •  Bagaimanakah kecenderunganmu, menjadi pembuat, penemu atau pemecah masalah?
  • Apakah engkau dapat melihat hubungan antara kebutuhan di sekitarmu dan kemampuanmu untuk menjawab kebutuhan itu?
  • Apakah dalam pergumulah doamu ada bagian untuk meminta Allah menjadikanmu sebagai sarana menjawab kebutuhan di sekitar?

Jadilah seorang pemecah masalah, lewat doa, perenungan dan tindakan kita 

 

kawantumbuh:

  • Bagian ayat di atas yang mana yang paling menarik perhatianmu? Mengapa?
  • Kebenaran apa yang kaupelajari tentang Tuhan dari ayat di atas?
  • Kebenaran apa yang kaupelajari tentang manusia dari ayat di atas?
  • Menurutmu, apa yang Tuhan ingin kau lakukan?
  • Adakah kisah/cerita yang kauingat setelah membaca ayat dan merenungkannya?
  • Adakah kebutuhan yang muncul untuk didoakan?

One thought on “Renungan Visi Ilahi – Hari 7 Tuhan menjadikanmu pemecah masalah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s