Roma 1 Menolak mengakui Allah, kejahatan merajalela.

Karena mereka tidak mau ambil pusing untuk mengakui Allah, maka Allah berhenti mengganggu mereka dan membiarkan mereka. Dan kemudian semuanya menjadi berantakan: kejahatan merajalela, saling berebut, saling mengkhianati. Mereka membuat hidup seperti dalam neraka dengan iri hati, pembunuhan, pertengkaran dan kecurangan. Lihatlah mereka: pemarah, beracun, pembenci Allah dengan lidah bercabang. Penindas, angkuh dan pembual. Mereka terus mencari cara baru untuk merusak hidup. Mereka membuang orangtua ketika dirasa menghalangi jalan mereka. Bodoh, licin, jahat, berhati dingin. Dan bukannya karena mereka tidak tahu cara yang lebih baik. Mereka tahu persis bahwa mereka sedang meludahi Allah. Dan mereka tidak pedulu – lebih buruk lagi, mereka memberikan hadiah bagi orang yang bisa berlaku paling buruk. (Roma 1:28-32 MSG)

Ketika orang menolak mengakui Allah, maka kondisi keberdosaan manusia semakin menjadi-jadi. Kedagingan manusia makin diperbuas. Kejahatan merajalela.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s