Lifeskill #6 Membangun kepercayaan diri dalam bekerja

Pemahaman Umum tentang Percaya Diri
Kepercayaan diri adalah sebuah perasaan positif yang dimiliki ketika seseorang merasa yakin akan kelengkapan, keberhargaan dan kemampuan dirinya. Seseorang yang percaya diri akan merasa bahwa ia telah diperlengkapi dengan hal-hal yang memampukannya mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan. Ia juga merasa bahwa dirinya berharga dan layak mengalami hal-hal yang baik dalam hidup.  Ia juga merasa yakin akan keterampilan dan kemampuan dirinya untuk menghadapi hidup ini.

A    Pentingnya kepercayaan diri di tempat kerja
Kepercayaan diri sangat dibutuhkan dalam menjalani hidup ini dengan cara pandang yang positif dan membawa sukacita. Apalagi di tempat kerja atau dalam hal-hal yang berkenaan dengan pekerjaan dan aktualisasi diri, kepercayaan diri adalah modal yang sangat berharga. Harus di akui juga bahwa kepercayaan diri yang berlebihan bisa menjadi sikap yang membahayakan dalam pekerjaan, namun secara umum kepercayaan diri yang seimbang akan memberikan keuntungan berikut bagi seseorang:

  • Cenderung mendapatkan kepercayaan lebih dari orang lain – karena dapat menunjukkan minat dan mengekspresikan diri, sehingga lebih mudah untuk mengkomunikasikan diri dan lebih terbuka bagi orang-oran lain; cenderung menunjukkan keberhasilan-keberhasilan, yang menolong orang lain untuk percaya
  • Lebih stabil dan dapat diandalkan – karena memiliki rasa berharga akan dirinya sendiri dan percaya pada kemampuannya, ia akan menjadi orang yang tidak terlalu sensitif akan tanggapan orang lain, tidak mudah terpengaruh perubahan situasi di luar dirinya, dan punya pengendalian diri yang lebih baik
  • Lebih mudah untuk mempengaruhi orang lain, apalagi mereka yang memiliki kepercayaan diri yang lebih rendah.
  • Lebih mudah untuk mengambil resiko dalam melakukan tugas-tugas, karena berani menerima dan menghadapi penolakan orang lain, tidak terdorong untuk diterima oleh orang lain, tidak dibatasi oleh ketakutan dan perasaan-perasaan lainnya.

B    Sumber kepercayaan diri
Yang mempengaruhi kepercayaan diri adalah persepsi kita akan diri sendiri. Semakin kita mengenal diri sendiri secara seimbang dan kemungkinan-kemungkinan yang bisa dilakukan, biasanya akan memunculkan perasaan percaya diri yang sehat. Perasaan itu bisa bersumber dari:

  • Perasaan Mampu – yang didapatkan dari pengalaman, pengetahuan dan harapan-harapan. Mereka yang tidak percaya diri biasanya diliputi ketakutan dan kekhawatiran.
  • Perasaan Berharga – merasa aman dan nyaman dengan diri sendiri, memandang diri sendiri sebagai pribadi yang memiliki status istimewa. Mereka yang tidak percaya diri sering memandang diri sendiri secara negatif.
  • Perasaan positif akan kelengkapan diri. Orang yang merasa bahwa dirinya memiliki modal yang lebih, apakah itu secara otak, materi, relasi dll. Mereka yang tidak percaya diri umumnya merasa dirinya kurang atau memfokuskan pada kelemahan-kelemahan tertentu.

C    Sumber percaya diri orang percaya – identitas yang benar
Banyak orang kemudian meningkatkan kepercayaan diri dengan meningkatkan kemampuan, memberi sugesti akan keberhargaan diri, berpikir positif. Hal-hal ini penting bagi kepercayaan diri. Namun bagi orang percaya, perasaan-perasaan positif dimulai karena kita telah memiliki identitas yang baru di dalam Kristus, yang memampukan kita melihat dan menjalani kehidupan dari sudut pandang ilahi. Kita merasa mampu, karena Allah yang bekerja di dalam kita akan memampukan kita melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sulit . Kita berharga, karena Allah yang menganggap kita berharga dan mengasihi kita terlebih dahulu . Kita sempurna dan memiliki sumber daya yang mendukung, karena kita memiliki Allah yang menjanjikan kehidupan yang berlimpah-limpah bagi kita .

Penghalang kepercayaan diri di tempat kerja
A    Faktor intrinsik – dari dalam sendiri

  • Persepsi negatif tentang diri sendiri
  • Kurangnya pengetahuan dan keterampilan
  • Pola pikir yang negatif, yang memunculkan emosi-emosi negatif


B    Faktor Ekstrinsik

  • Komunikasi yang kurang jelas, terutama dengan pimpinan dan teman sejawat
  • Hubungan yang kurang harmonis dengan orang lain – adanya konflik ataupun kompetisi yang kurang sehat
  • Lingkungan yang cenderung negatif dan menjatuhkan orang
  • Sistem kerja yang kurang jelas ataupun tidak praktis – misalnya kurang jelasnya job description ataupun hasil yang diharapkan
  • Pekerjaan yang sulit dan membutuhkan orang yang memiliki kemampuan lebih

Langkah-langkah Praktis membangun Kepercayaan Diri dalam karir dan pekerjaan

A    Membereskan sikap hati

  • Berdoa dan merenungkan kebenaran Allah yang berhubungan dengan identitas kita yang baru dan jaminan kasih Allah, hidup dengan cara pandang yang baru, membereskan hal-hal dari masa lalu yang masih jadi penghalang
  • Mengakui segala perasaan negatif yang ada: ketakutan, kecil hati dll., dan menyerahkannya kepada Allah, dan kemudian meminta agar Allah mengaruniakan kepada kita hal-hal yang baik menggantikan segala perasaan negatif.
  • Meminta kekuatan dari Allah dan mengimani bahwa Allah beserta kita.

B    Mengubah sikap dan pola pikir

  • Berpikir secara positif dalam kerangka kebenaran Allah
  • Membuat pengharapan dan standar-standar yang realistis
  • Memberi waktu untuk mengenali diri sendiri, lewat perenungan, nasihat, tes-tes ataupun doa.
  • Banyak bersyukur dan memuji Allah.

C    Mengubah kebiasaan dan tingkah laku

  • Mulai Dengan Langkah Kecil, memberi afirmasi dan perayaan untuk setiap keberhasilan yang sudah dicapai, seberapapun kecilnya. Beri tanda-tanda atau monumen untuk keberhasilan penting.
  • Jangan biarkan satu kegagalan membuat anda mundur
  • Mengubah penampilan secara positif: Berkomunikasi dengan bahasa-bahasa yang positif dan Bahasa non verbal yang mendukung: cara berpakaian, berjalan, nada suara dll.
  • Menjadi seorang pembelajar seumur hidup, yang tidak pernah berhenti belajar dan berlatih untuk meningkatkan keterampilan dan menyerap hal-hal yang baru
  • Mau mengambil resiko dan siap keluar dari zone nyaman

D    Lingkungan yang positif

  • Dapatkan Dukungan dari Teman dan Keluarga yang memberikan dorongan positif
  • Berkumpul dengan orang-orang yang memiliki kepercayaan diri yang sehat dan menularkan cara pandang yang positif
  • Membaca, menonton ataupun meneladani kisah-kisah sukses dan inspiratif yang ada di sekitar kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s