Motivasi intrinsik dan ekstrinsik

Apa yang menjadi motivasi dalam bekerja? Biasanya ada dua faktor yang menjadi penggerak, yaitu faktor ekstrinsik (luar) dan faktor intrinsik (dalam). Faktor ekstrinsik adalah kualitas yang ada di luar diri seseorang yang menjadi penggerak, misalnya: uang, kehormatan, status atau jabatan. Sementara faktor intrinsik berasal dari dalam diri orang itu sendiri, misalnya: kepuasan kerja, kapasitas atau kemampuan diri dll. Keduanya bekerja sama untuk memberikan motivasi dan kepuasan saat seseorang bekerja, dan pekerjaan yang paling memuaskan adalah yang memberi kesejahteraan secara intrinsik maupun ekstrinsik.

Masalahnya faktor ekstrinsik adalah hal-hal yang mudah menggoda, meningkatkan ataupun mengurangi kepuasan bekerja. Sehingga orang cenderung mengejar hal-hal yang bersifat ekstrinsik itu sebagai indikator keberhasilan dalam bekerja. Sepertinya faktor ekstrinsik ini adalah hal-hal yang mudah untuk dihitung (tangible), sehingga lebih mudah untuk menjadi sasaran dalam bekerja. Sementara faktor instrinsik merupakan hal-hal yang lebih sulit dihitung (intangible).

Itu yang kemudian sering menjadi pertanyaan banyak orang. Apakah kita perlu memusatkan pada salah satu faktor? Atau kedua-duanya dengan batas tertentu. Dan jika ada batas tertentu, bagaimana membuat batas tersebut? Bagaimana menurut anda?

2 thoughts on “Motivasi intrinsik dan ekstrinsik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s