Tugas Pembelajaran: Definisi dan Asumsi

Tugas pembelajaran adalah sebuah cara untuk membangun dialog. Dibuat dalam bentuk pertanyaan terbuka yang diberikan kepada anggota suatu kelompok kecil, yang telah diberikan semua sumber daya yang dibutuhkan untuk memberi jawaban. Tugas pembelajaran adalah suatu cara untuk memastikan keterlibatan pelajar dengan pelajaran yang baru. Membangun dialog dengan membuat tugas pembelajaran yang berguna adalah satu cara pengajaran yang efektif.

Cara ini berbeda dengan pengajaran biasa di mana pengajar biasanya akan membagikan isi pelajaran (keterampilan, pengetahuan dan sikap), dan kemudian memberikan latihan supaya pelajar dapat menerapkan apa yang telah mereka lihat atau dengar. Pola ini sudah menjadi kebiasaan yang diharapkan, baik oleh pengajar maupun pelajar.

Untuk itu kita perlu mempelajar apa yang menjadi asumsi maupun definisi model pembelajaran orang dewasa ini.


Asumsi Pembelajaran

#1 Pelajar memiliki kapasitas untuk belajar
Pelajar datang dengan kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang dibutuhkan dalam pembelajaran. Asumsi ini berhubungan dengan teori proyeksi dalam psikologi: sebagai pengajar, cara kita melihat para pelajar sangat ditentukan oleh persepsi diri sendiri. Karena kita memiliki asumsi bahwa sebagai pengajar kita memiliki kemampuan untuk belajar, hal yang sama juga kita terapkan kepada pelajar yang datang untuk belajar.

#2 Pelajar akan belajar jika mereka terlibat aktif dengan materi pelajaran
Keterlibatan ini bisa secara kognitif, emosi dan fisik, tergantung pada materinya. Bisa penuh perenungan atau juga penuh perdebatan. Bisa dimulai dengan kehidupan nyata atau pengalaman hidup para pelajar, atau juga lewat statistik dan riset terbaru. Saat ada keterlibatan, pelajar bukan hanya belajar materi, namun juga memiliki kegairahan dan semangat kreatif dari seseorang yang menjadi penentu pembelajaran mereka sendiri. Kita melakukan apa yang kita pelajari.

#3 Materi yang baru dapat dimunculkan lewat tugas pembelajaran
Tugas pebelajaran bukanlah tambahan, ataupun sekedar ujian untuk materi yang sedang dipelajari. Tugas pembelajaran adalah bagian dari suatu rencana terpadu utuk membagikan materi yang baru dalam bermacam cara, dan secara otomatis melibatkan pelajar. Membangun sebuah dialog.

#4 Tugas pembelajaran meningkatkan akuntabilitas
Pengajar memiliki tanggung jawab untuk merancang tugas pembelajaran yang mengajarkan dengan materi yang sesuai.  Tugas pengajar orang dewasa adalah menghasilkan suatu rancangan dan lingkungan yang memaksimalkan pembelajaran, yaitu dialog yang berpusat pada pembelajaran. Hasilnya adalah suatu sistem pembelajaran yang memperlihatkan akuntabilitas karena baik pengajar maupun pelajar akan tahu apakah mereka sudah memahami pengajaran atau tidak.

Definisi Tugas Pembelajaran
Tugas pembelajaran didefinisikan sebagai berikut:

suatu pertanyaan terbuka yang diberikan kepada pelajar yang telah memiliki sumber daya yang mereka butuhkan untuk mendapatkan jawaban

Tugas pembelajaran ini akan melibatkan: (1) pertanyaan terbuka, (2) sumber daya

Pertanyaan terbuka
Tugas pembelajaran berasumsi bahwa pelajar telah memiliki pengalaman hidup dan konteks yang unik. Karenanya tugas itu diberikan dalam bentuk pertanyaan terbuka, yang mengundang jawaban yang perlu direfleksikan terlebih dahulu. Dalam hal pertanyaan tertutup, seorang pengajar telah mengetahui jawaban dari pertanyaan itu sendiri, misanya “Tahun berapakah Indonesia merdeka?”. Pertanyaan terbuka mendukung adanya pemikiraan kritis, refleksi dan merangsang kreatifitas. Artinya ketika pelajar menjawab pertanyaan terbuka, ia tidak sedang mencari jawaban yang memuaskan sang pengajar. Namun justru pelajar dapat mencari arti dari materi yang sedang dibahas, dan melihat implikasi dalam kehidupan pribadinya. Pertanyaan terbuka tidak mencari jawaban yang benar atau salah, namun mencari jawaban yang jujur.

Sumber daya yang dibutuhkan untuk menjawab

Setiap tugas pembelajaran akan melibatkan serangkaian sumber daya yang dapat digunakan oleh pelajar untuk memberi jawaban terhadap pertanyaan terbuka tersebut. Sumber daya tersebut bisa diberikan dalam bentuk: pengajaran, ilustasi, klip video, slideshow, artikel, ringkasan, outline, model, cerita …. metodenya tidak terbatas. Modelnya bisa secara:

  • induktif – dimulai dari kehidupan, sejarah ataupun konteks pelajar yang berhubungan dengan topik pelajaran, atau
  • deduktif – dimulai dari topik yang akan dipelajari

Pro-Kontra penggunaan metode Tugas Pembelajaran
Satu reaksi orang tentang penggunaan metode semacam ini adalah: terlalu mahal, baik secara waktu maupun dana untuk mempersiapkan model seperti ini. Namun perlu dipertimbangkan juga hal sebaliknya: berapa harga yang harus dibayar untuk sebuah metode pembelajaran yang tidak bisa menjamin bahwa pembelajaran sedang terjadi? Apakah harganya jika pelajar dewasa tidak dapat memahami keterampilan, pengetahuan dan sikap yang diajarkan? Berapa biaya pengajaran yang tidak melibatkan pemikiran kritis dan kreatifitas?

Bagaimana menurut anda? Apakah model pembelajaran seperti ini layak kita terapkan di kelas maupun konteks pembelajaran lainnya? Apakah terlalu ideal untuk sistem pendidikan yang sedang diterapkan saat ini?

4 thoughts on “Tugas Pembelajaran: Definisi dan Asumsi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s