Renungan Hidup yang Bermakna: Yoh 7

Kehidupan yang sejati, hidup yang memiliki makna dan arti yang sejati, kita dapatkan ketika mengalami perjumpamaan dengan Yesus. Ia menyentuh hidup kita, dan mengubah yang tidak berharga dan sia-sia menjadi sesuatu yang bernilai kekekalan. Namun ketika hidup kita diubahkan, itu tidak berarti bahwa kehidupan menjadi mudah, atau akan mengalir dengan lancar. Dalam banyak hal, hidup yang bermakna adalah hidup yang mengalami tantangan dan perlawanan. Bagaimana kita mengetahui hal tersebut? Karena jika kita melihat apa yang terjadi pada Yesus pada Yoh 7 ini, Ia yang memiliki tujuan yang sangat mulia dan berarti, justru Yesus juga yang mendapat tantangan dan perlawanan dari orang-orang di sekelilingnya. Pada saat yang sama, keberadaan Yesus tidak bisa diabaikan begitu saja. Orang bertanya-tanya dan berusaha untuk menjelaskan siapa Yesus. Itu karena Ia hidup dengan tujuan yang begitu jelas, dan tujuan itu perlu mendapat reaksi yang jelas juga.

Tantangan dan perlawanan yang dihadapi:

  • Orang berusaha untuk membunuh-Nya (ay.1, 19, 25)
  • Saudara-saudara-Nya sendiri yang tidak mempercayai Yesus (ay. 5)
  • Orang-orang yang berusaha menangkap Yesus (ay. 30, 44)

Reaksi orang:

  • Kekaguman (ay. 15)
  • Bingung, tidak mengerti (ay. 35)
  • Percaya (31, 41)

Menarik bahwa satu alasan mengapa banyak orang, baik rakyat jelata maupun pemimpin yang tidak mempercayai Yesus adalah karena mereka tahu siapa Dia dan asal Yesus, dan mereka tidak bisa menerima bahwa orang dengan asal-usul seperti Yesus adalah Orang yang Diurapi, Sang Mesias.

Bagaimana dengan kita? Mungkin ada yang memiliki asal-usul yang tidak jelas, karena tidak diketahui siapa orang tuanya. Ada yang punya latar belakang yang gelap, bergelimang kejahatan pada masa yang lalu. Ada yang pernah melakukan kesalahan, dan hidup menanggung konsekuensi kesalahan itu. Tidak peduli apa latar belakang hidup kita, tanpa Yesus sebagai pemilik kehidupan itu, sebenarnya tidak memiliki arti yang bernilai kekekalan. Namun ketika Yesus menyentuh hidup kita, Ia akan mengubah tujuan hidup kita menjadi tujuan hidup Allah, dan yang bernilai mulia dan kekal. Ada tantangan, ada perlawanan, ada masalah dalam hidup kita. Tapi karena kita memiliki tujuan yang jelas, kita mau melewati hidup ini dalam kasih, kuasa dan kebenaran Allah yang akan kita hidupi sehari-hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s