Renungan Hidup yang Bermakna: Yoh 6

Yesus memberi makan 5000 orang (Yoh 6:1-14)

Apa yang akan anda lakukan jika ada orang-orang yang bertamu ke tempat anda, padahal anda sedang ingin sendiri. Dan tamu-tamu itu harus diberi makan. Dan jumlahnya ribuan, bahkan mungkin puluhan ribu? Itulah dilema yang dirasakan oleh murid-murid Yesus. Mereka sedang berkumpul di sebuah gunung, karena mereka ingin menyendiri, setelah melayani begitu banyak orang. Namun ternyata rencana itu tidak berjalan dengan mulus, karena orang-orang masih mengejar Yesus dan murid-muridnya. Dan setelah duduk seharian mendengarkan pengajaran Yesus, mereka kelaparan dan harus diberi makan.
Dalam perikop ini kita bisa melihat beberapa prinsip yang menekankan bahwa Yesus sungguh ingin agar kita memiliki hidup yang sejati. Prinsip-prinsip itu adalah:

  • Yesus tertarik pada seluruh aspek kehidupan kita. Orang-orang yang datang kepada Yesus memiliki kebutuhan-kebutuhan yang besar untuk mendapatkan pengajaran yang berwibawa serta kesembuhan, baik untuk sakit penyakit maupun untuk ikatan kuasa-kuasa jahat. Dan Yesus pun mau memenuhi kebutuhan orang banyak itu. Namun Yesus bisa melihat kebutuhan yang lain, yaitu kebutuhan fisik lewat makanan, dan Ia pun berusaha memenuhi kebutuhan ini. Saya percaya, jika ditanya tentang apa kebutuhan kita saat ini, dengan cepat bisa kita berikan daftarnya. Tapi Yesus bisa melihat lebih dalam dari itu, dan Ia tahu kebutuhan yang tidak kita sadari sedikit pun. Dan Ia mau memenuhi kebutuhan tersebut.
  • Yesus memenuhi kebutuhan kita dalam cara dan waktu-Nya. Dalam pasal sebelumnya kita sudah berbicara tentang Allah sendiri yang berinisiatif agar kita sembuh. Yesus mau memenuhi kebutuhan kita, namun bagaimana cara Dia melakukannya sebenarnya ada di luar kendali kita. Ketika Yesus bertanya kepada murid-muridnya bagaimana cara memberi makan kepada orang sebanyak itu, bisa kita bayangkan mereka akan berpandang-pandangan dengan mimik tidak percaya. Apalagi ketika Ia menyuruh orang-orang itu untuk duduk di rumput secara berkelompok, pasti murid-murid bertanya-tanya di dalam hati. Tapi sebenarnya Yesus telah memiliki rencana-Nya sendiri dan Ia tahu persis apa yang akan dilakukan-Nya.
  • Yesus bisa memakai apapun yang rela kita berikan pada-Nya. Seberapapun yang ada pada diri kita, bisa dipakai oleh Yesus, dan dipakai dengan luar biasa. Sering kita merasa tidak berarti dengan hal-hal yang kita punya, dan membayangkan apa yang akan kita lakukan dengan hal-hal yang tidak kita punya. Namun sebenarnya apapun yang kita miliki sekarang, kalau dipakai oleh Yesus, bisa menjadi sesuatu yang besar dan luar biasa. 5 roti dan 2 ikan tidak ada artinya untuk memberi makan 5000 orang laki-laki, tapi setelah disentuh oleh Yesus, membuat semua orang kenyang, dan bahkan berlebih. Ketika Yesus menyentuh dan menggunakan sesuatu, yang tidak berarti pun akan menjadi sangat berarti!
  • Yesus mendorong kita untuk berpartisipasi dalam pekerjaan-Nya. Dengan segala mukjizat-Nya, Yesus tetap bekerjasama dengan kita untuk mencapai tujuan Allah. Sebenarnya Ia tidak membutuhkan roti dan ikan untuk membuat orang kenyang. Ia pun tidak membutuhkan kedua belas murid untuk membagikan makanan dan kemudian mengumpulkan sisanya. Ia bisa lakukan semua itu tanpa bantuan orang lain. Namun Yesus justru menyuruh muridnya untuk berpikir dan bekerja. Ketika Yesus memakai kita, tujuan-Nya adalah agar kita ikut ambil bagian dalam masterplan Allah, melakukan pekerjaan yang memiliki nilai kekekalan, dan itulah makna dari hidup yang sejati. Yesus memberi makna dalam hidup manusia dengan mengikutsertakan kita dalam rencana-Nya.

Sebagai orang percaya, sudah seharusnya kita menikmati hidup yang sejati bersama Allah. Ia rindu untuk mengubahkan seluruh hidup kita menjadi hidup yang bermakna. Ia rindu untuk memakai apapun dan siapapun kita dalam rencana-Nya yang ajaib.

Hidup yang bermakna akan kita nikmati karena Allah tertarik pada seluruh kehidupan kita, Ia pulihkan kita dalam cara dan waktu-Nya, dan Ia pakai kita untuk bersama-sama mencapai tujuan-Nya yang kekal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s