Karakteristik visi yang efektif

Hari-hari ini kami, baik sebagai organisasi Duta Pembaharuan, maupun sebagai pribadi-pribadi di lembaga sedang bergumul dengan visi. Visi Duta Pembaharuan sendiri sedang berkembang sesuai perkembangan pemahaman kami, yaitu seperti ini:

Menjadi motivator terciptanya pelayanan pemulihan yang alkitabiah di setiap gereja Tuhan di Indonesia (2003)

Menjadi fasilitator pertumbuhan yang diakui bagi Tubuh Kristus di Indonesia (2004)

Menjadi fasilitator pelayanan pemulihan yang Alkitabiah yang diakui oleh gereja dan organisasi Kristen di Indonesia (2006)

Sebagai hasil pelayanan pemulihan dan pengembangan pribadi oleh Duta Pembaharuan, akan hadir komunitas fasilitator pertumbuhan di seluruh Indonesia, sehingga Tubuh Kristus mengalami pembaharuan dalam hidup dan pelayanan (2007)

Sebagai hasil pelatihan pelayanan pemulihan yang dilakukan oleh Duta Pembaharuan, akan dihasilkan komunitas fasilitator pelayanan pemulihan yang menimbulkan kegerakan pemulihan dan pembaharuan tubuh Kristus di Indonesia ( 2008 )

Kalau dibahasakan secara informal, yang ingin kami lihat terjadi di Indonesia adalah:

  • Adanya pelayanan pemulihan yang alkitabiah, yang tidak menjadi batu sandungan, namun justru diakui sebagai kebutuhan orang-orang percaya di Indonesia
  • Adanya tim-tim pelayanan pemulihan yang tersebar di seluruh Indonesia yang melipatgandakan pelayanan pemulihan dan menolong orang-orang yang membutuhkan tanpa memandang suku, agama dan ras
  • Masuknya prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang luhur dan kudus ke dalam kehidupan mainstream bangsa Indonesia
  • Orang percaya di Indonesia sungguh-sungguh jadi berkat buat bangsa, karena bertumbuh dan hidup berpusatkan pada Allah, sehingga bisa menjadi garam dan terang bagi semua orang

Tapi mengubah daftar keinginan di atas menjadi sebuah pernyataan visi yang menggigit dan efektif, masih merupakan perjalanan panjang. Burt Nanus, dikutip dalam artikel The seven characteristics of a powerful visions memberi 7 ciri dari sebuah visi yang efektif:

  1. Appropriateness (Keserasian) – cocok dengan organisasi tersebut dan jamannya, sesuai dengan sejarah, budaya, dan nilai, konsisten dengan situasi saat ini, dan memberikan penilaian yang realistik dan berwawasan tentang apa yang bisa dicapai di masa depan
  2. Challenging (Menantang) – menerapkan standar yang tinggi dan merefleksikan nilai-nilai yang tinggi
  3. Set Direction (Memberi arahan) – menjelaskan tujuan dan arah, persuasif dan dapat dipercaya untuk memperlihatkan apa yang harus terjadi, memberi arahan yang terfokus dan memberi harapan dan janji akan masa depan yang lebih baik
  4. Inspirational (Memberi inspirasi) – menginspirasikan semangat dan menggerakkan komitmen, memperbesar dukungan bagi sang pemimpin karena memperlihatkan kebutuhan dan aspirasi orang banyak
  5. Understandable (Mudah dimengerti) – disajikan dengan baik dan mudah dipahami, dapat menjadi panduan untuk strategi dan tindakan, dan dapat diserap oleh mereka yang usahanya dibutuhkan untuk mengubah visi menjadi kenyataan
  6. Unique (Unik) – mencerminkan keunikan organisasi, kemampuannya yang berbeda, apa yang dipercayai, dan apa yang mereka mampu capai
  7. Ambitious (Ambisius) – memperlihatkan kemajuan dan memperbesar wawasan dari organisasi

Kalau dilihat dari indikator di atas, ternyata kami masih harus belajar banyak dan mendapat masukan-masukan dari banyak orang sebelum bisa membuat pernyataan visi yang efektif. Ada masukan untuk pernyataan-pernyataan visi di atas?

One thought on “Karakteristik visi yang efektif

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s