Lifeskill 02 Mengatasi Godaan: Pengantar

Seorang hamba Tuhan masuk pelayanan konseling, ketika terungkap bahwa selama ini ia sedang berselingkuh. Dan Ia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, baik pada istri maupun organisasi di mana ia melayani. Ketika ditanya bagaimana perasaannya, sewaktu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, ia berkata “Pak, kalau saya tahu begini jadinya, saya tidak akan pernah mengambil langkah pertama ke arah dosa itu”.

Kita bisa bersimpati dengan pernyataan tersebut, karena kita tahu bahwa setiap dari kita pun memiliki potensi yang sama untuk jatuh ke dalam dosa. Harus diakui bahwa godaan sering datang dalam bentuk yang membawa kenikmatan dan kesenangan buat kita. Namun bagaimanapun menyenangkannya, sering konsekuensi yang harus ditanggung sangatlah besar. Namun bahkan waktu kita tahu bahwa akibatnya bisa sangat berbahaya, masih sering juga kita jatuh dalam godaan dosa.

Contoh-contoh yang sering kita temui:

  • Seorang gadis yang harus berhenti sekolah dan menikah pada usia muda karena jatuh dalam hubungan seks sebelum menikah
  • Seorang pemuda yang masuk dalam lingkaran kecanduan narkotik dan minuman keras, karena malu diejek oleh teman-temannya
  • Seorang ibu yang terlilit hutang yang sangat besar karena tidak bisa menghentikan kebiasaannya berbelanja
  • Seorang bapak yang mengabaikan tanggung jawabnya pada keluarga karena hobinya (mancing?, judi? dll. )

Dalam pelayanan, saya sering bertemu dengan orang-orang yang sedang menanggung penyesalan dan rasa bersalah yang dalam. Mereka terlibat masalah yang berat karena tergoda untuk mengambil jalan pintas. Yang lain sedang terikat akan kebiasaan yang buruk dan merusak, karena tidak bisa menahan godaan. Saya pun harus mengakui bahwa menahan godaan dosa menjadi pergumulan yang berat. Kadang bergumul dengan dosa-dosa lama yang masih muncul. Saya masih berjuang untuk membereskan karakter yang buruk, yang mengganggu hubungan dengan Tuhan dan sesama.  Penting bagi saya untuk bisa mengatasi godaan yang mengakibatkan dosa ini.

Bagaimana dengan anda? Apa yang anda lakukan untuk mengatasi godaan dosa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s