Tanda-tanda orang yang sudah maju dalam pengenalan akan Allah

Apa yang terjadi pada diri kita jika perjalanan kita dalam mengenal Allah sudah pada jalur yang benar? Packer, dalam bukunya Mengenal Allah memberi contoh kehidupan Daniel dan teman-temannya seperti yang tertulis dalam Kitab Daniel sebagai contoh orang yang mengenal Allah. Dan memang sepanjang kitab tersebut kita akan menyaksikan iman dan kehidupan dari orang-orang yang menjadikan pengenalan akan Tuhan sebagai kebutuhan utama. Beberapa tanda itu adalah:

  • sensitif akan kehendak Tuhan
  • melihat segala sesuatu dari sudut pandang Tuhan
  • berani bertindak karena Tuhan menyertai
  • mengalami kepuasan karena mengenal Allah


1. Orang yang mengenal Allah akan menjadi sensitif akan kehendak Tuhan

Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya. (Dan 1:8)

Orang yang mengenal Allah menjadikan kehendak Tuhan sebagai barometer kehidupannya. Karena itu ia akan menjadi peka dalam melihat peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidupnya. Daniel merasa bahwa dengan makan santapan dan minum anggur raja akan membuat dirinya tidak kudus. Dan karena ia merasa kehendak Allah adalah agar ia kudus (=dipisahkan, dibedakan) dari orang-orang yang lain, maka Daniel berani mengambil langkah yang berbeda.

Orang yang mengenal Allah akan memiliki kepekaan untuk mengetahui yang benar dan yang salah, yang baik dan yang buruk, hal-hal apa yang harus dilakukan, dan hal-hal apa yang tidak boleh dilakukan. Dan dalam semuanya itu, yang menjadi acuan adalah kemuliaan Allah, yang harus dinyatakan dalam kehidupan ini.

2. Orang yang mengenal Allah akan melihat dunia, kehidupan dan segala aspeknya dari kacamata Tuhan

Berkatalah Daniel: “Terpujilah nama Allah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, sebab dari pada Dialah hikmat dan kekuatan!  Dia mengubah saat dan waktu, Dia memecat raja dan mengangkat raja, Dia memberi hikmat kepada orang bijaksana dan pengetahuan kepada orang yang berpengertian;  Dialah yang menyingkapkan hal-hal yang tidak terduga dan yang tersembunyi, Dia tahu apa yang ada di dalam gelap, dan terang ada pada-Nya.  Ya Allah nenek moyangku, kupuji dan kumuliakan Engkau, sebab Engkau mengaruniakan kepadaku hikmat dan kekuatan, dan telah memberitahukan kepadaku sekarang apa yang kami mohon kepada-Mu: Engkau telah memberitahukan kepada kami hal yang dipersoalkan raja.”  (Dan 2:20-23)

Selain menjadi peka tentang kehendak Allah, orang yang mengenal Allah pun akan mencoba melihat segala hal yang terjadi dalam kehidupan ini lewat cara pandang Allah sendiri. Ketika melihat orang-orang di sekitarnya, ia akan mencoba melihat mereka seperti Allah memandang. Ketika ada persoalan yang timbul dalam hidupnya, ia pun akan belajar untuk melihat persoalan tersebut dari perspektif Allah. Ia akan berserah kepada Allah, karena ia tahu siapa yang mengendalikan hidupnya.

3. Orang yang mengenal Allah akan bertindak dengan percaya bahwa mereka memiliki Allah yang hidup

Kepekaan dan cara pandang yang benar akan memampukan untuk bertindak dengan benar. Walaupun ada tantangan di dalam kehidupan , namun orang yang mengenal Allah akan bereaksi dengan cara yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Ia akan melakukan hal-hal yang ia tahu Tuhan kehendaki, walaupun kelihatannya hal tersebut terlalu berat untuk dikerjakan. Mengapa? Karena ia tahu, bahwa ia punya Allah yang akan memampukan dalam melakukan tugas-tugas yang Tuhan berikan.

Penyerahan yang penuh kepada Allah tidak membuat orang ini menjadi apatis ataupun pasif. Justru sebaliknya. Karena ia tahu apa yang benar menurut Allah, itulah yang akan ia kerjakan dengan penuh semangat. Dalam kitab Daniel, apapun tantangannya, selalu dihadapi oleh Daniel dan kawan-kawan. Ketika ia berketetapan untuk tidak makan dari hidangan raja, Daniel langsung berbicara kepada kepala pegawai. Dan ketika kepala tersebut tidak menyetujui, Daniel pun dapat memberikan usul yang masuk akal.
Ketika dihadapkan kepada larangan untuk tidak berdoa, dengan ancaman hukuman masuk ke dalam gua singa, Daniel tetap mengisi hidupnya dengan berdoa, bahkan di depan orang-orang yang mengancamnya. Tapi hal tersebut tidak menakutkan Daniel, karena ia mengimani keberadaan Allah yang hidup yang akan menjadi pembelanya.

4. Orang yang mengenal Allah akan mengalami kepuasan karena pengenalan akan Allah

Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: “Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini.  Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja;  tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.” (Dan 3:16-18)

Ketika orang yang mengenal Allah telah memiliki kepekaan, cara pandang dan bertindak dengan benar, maka ia akan mengalami kepuasan dari pengenalannya akan Allah. Pengenalan Allah yang benar akan mendatangkan kepuasan yang sejati, yang akan ditambah dengan kepuasan lain yang sudah Tuhan janjikan. Manusia membutuhkan berkat, namun itu akan memuaskan setelah kita mengenal Allah. Manusia juga membutuhkan kasih, pengakuan, pencapaian, keluarga, lingkungan sosial dll. Namun jika hal tersebut didapatkan tanpa melalui pengenalan akan Allah, manusia tidak akan pernah puas, dan mencari-cari apa yang dapat memuaskan dirinya. Kepuasan hidup yang sejati dimulai dari pengenalan yang benar akan Allah yang benar.

Bagaimana dengan anda dan saya? Sudahkah kita memiliki ciri-ciri yang memperlihatkan pengenalan yang benar akan Allah? Sudahkah kita memberi tempat utama akan pengenalan yang benar akan Allah?

Jadilah pembaharu! Jadilah pencari Tuhan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s