Internship Jakarta: 20 Sept 2008

Pada hari Sabtu, 20 Sept 2008 diadakan Internship Jakarta, yang dilaksanakan di Mediteranian Garden, Tanjung Duren. Acara ini dihadiri oleh 11 orang alumni School Of Healing yang sudah ikut sejak awal pelaksanaan acara ini. Berbeda dengan internship sebelumnya yang biasanya membahas sebuah keterampilan pelayanan, dalam pertemuan ini fokus acara adalah pelayanan kepada tim internship sendiri.
Beberapa hal yang dibahas adalah:

  • Orang-orang yang dilayani sering memiliki latar belakang yang tidak sehat. Hal ini akan mempengaruhi karakter dan hubungan antar pribadi.
  • Untuk itu, mereka yang sudah dilayani perlu mendapatkan bimbingan lebih lanjut, sebagai pelatihan untuk membentuk karakter dan kebiasaan yang sehat. Seharusnya pembentukan formasi rohani ini terjadi dalam keluarga, gereja dan lingkungan orang percaya — sebagai kumpulan keluarga anak-anak Tuhan. Namun pada kenyataannya, hanya sedikit sekali komunitas yang sehat yang bisa menolong orang untuk mengembangkan pola hidup yang sehat.
  • Karenanya ada kebutuhan untuk membentuk sebuah healing community (komunitas yang menyembuhkan) sebagai suatu wadah untuk “saling memperhatikan, … saling mendorong, .. saling menasihati” (Ibr 10:24-26). Dalam komunitas ini dibagikan dan dihidupi nilai-nilai kehidupan yang selama ini diajarkan oleh Firman Tuhan.
  • Komunitas ini perlu menjadi tempat yang aman bagi orang-orang di dalamnya untuk membagikan hidup, menerima dan menyalurkan kasih karunia. Mereka akan saling melayani, melihat kebutuhan satu sama lain, dan saling tolong menolong untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Beberapa hal yang mengemuka yang bisa menjadi penghambat terjadinya komunitas tersebut adalah:

  • Nilai-nilai yang bisa saling bertabrakan, karena ada berbagai macam hubungan dan kepentingan, misalnya antar anggota gereja yang sama, hubungan kerja, hubungan atasan dan bawahan. Misalnya nilai keterbukaan di satu pihak dibutuhkan, namun juga bisa menjadi batu sandungan bagi orang lain.
  • Kesulitan dalam membagi waktu, dan juga prioritas lainnya
  • Kecenderungan bahwa wadah ini bisa menjadi komunitas yang eksklusif, dan menjadi ancaman bagi komunitas yang sudah ada, misalnya gereja.

Dalam hal ini tidak ada rumusan yang bisa menjawab semua persoalan. Namun beberapa hal prinsip yang disepakati adalah:

  • Tidak ada keharusan untuk menambah waktu dan tenaga, selain dari yang telah disepakati
  • Tidak ada model yang baku yang harus diikuti semua pihak. Apa yang baik untuk orang-orang Jakarta, belum tentu baik untuk orang-orang di Jogjakarta, atau di tempat lain
  • Yang menjadi pengikat utama adalah komitmen dan kesediaan untuk mengikat perjanjian (covenant), agar komunitas ini mencerminkan nilai-nilai ilahi

Pertemuan ini dilanjutkan dengan sharing tentang latar belakang setiap orang dan kebutuhan-kebutuhan saat ini. Ada juga kelompok kecil untuk saling mendoakan dan saling melayani. Satu langkah yang baik untuk meningkatkan kualitas karakter dan keterampilan pelayanan.

Tetap semangat dalam melaksanakan pembaharuan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s